Lifestyle

Yang Selalu Menjadi Kenangan

Seingat saya, dari kecil saya gak pernah punya cita-cita seperti anak-anak lainnya. Di tengah teman-teman saya ditanya pengen jadi apa? Sebagian besar menjawab, pengen jadi Dokter, Polisi, Tentara, atau profesi-profesi umum yang sangat dikenal di masyarakat luas.

Kelas 4-6 SD, adalah momentum. Mulai kenal diary, mulai suka nulis puisi-puisi cinta ala-ala abegeh, mulai baca novel-novel kala itu. Tapi belum terbersit pengen punya buku atau jadi penulis. Ketika jelang lulusan kelas 6, Bapak membelikan radio, dan disinilah salah satu percikan utama, pengen jadi penyiar. Mendengarkan radio tiap hari, sebelum berangkat sekolah, sepulang sekolah sampai jelang waktu tidur. Bahkan dibela-belain tidur jam 12 malam, kalo ada penyiar favorit sedang siaran.

Suatu hari, di radio tersebut ada informasi, pembukaan kelas penyiar. Yah, tapi untuk minimal usia 17 tahun. Jauh sekali dari usia saya yang baru masuk kelas 1 SMP. Harapan itu tidak pupus begitu saja. Dunia radio tetap jadi idola. Sampai suatu ketika saya SMA, dan lagi lagi telat dapet informasi, ada lomba penyiar radio, padahal beberapa teman satu organisasi ikut di acara tersebut. Duh keselnya, bukan main! Marah loh saya! Hahaha. Iya, marah karena merasa itu impian saya, kenapa sih kok gak diajak?

Beranjak kuliah, masuk di semester ketiga. Kakak kelas jaman SMA, nyamperin ke rumah, memberikan informasi ada lowongan penyiar di salah satu radio swasta di Jogjakarta. Nekad langsung daftar, berbekal impian! Dan ajaibnya, diterima! Senengnya bukan kepalang! Karena ini adalah cita-cita dari kelas 6 SD, baru terwujud saat kuliah semester 3.

 

Meski saat ini, saya sudah tidak siaran lagi, tidak berada di dunia radio lagi, tapi semangatnya masih tetap ada. Saya lanjutkan lewat vlog anak-anak sebagai pengisi Voice Over -nya, ikut kelas Dubbing untuk belajar lebih tentang ekspresi suara.

Pencapaian melalui dunia radio ini membuat saya selalu belajar banyak hal. Terutama dalam hal konsistensi meraih cita-cita. Kadang kita lelah untuk tetap komit di jalur impian kita.

Iya, banyak godaan pastinya, untuk mengeksplore banyak hal. Percayalah, perjalanan menuju impian itu yang bisa jadi lambat untuk sebagian orang, dan mesti ke kanan dan kiri dulu untuk menyerap beberapa ilmu yang sepertinya berbeda, tapi ilmu-ilmu tersebut akan menjadi akumulasi besar yang mendukung tercapainya apa yang kita inginkan.

Dunia radio, akan selalu menjadi kenangan terindah untuk saya. Sekarang dan selamanya.

 

Terimakasih sudah berkunjung dan komen di blog ini, komen akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil :)

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *