Blogging & Writing

Udah Nulis Aja Dulu, Template Pikir Nanti!

“Bagusss banget blognya”

“Kok bisa rapiii?”

“Gimana sih ngerubah huruf?”

Dann bla bla blaaa, segala macam penasaran ketika otak-atik blog.

Iya, saya juga pernah mengalami tahapan itu kok, terutama di awal dulu mulai belajar ngeblog. Alih-alih bikin list atau draft mau posting apa aja, malah sibuk sendiri searching template yang terbaik, pasang copot lagi, searching lagi, eee dapet yang keliatan lebih oke, terusss ganti template lagi. Gituuu aja terus berhari-hari, ampe lupa tadi mau posting apa 😀

Era itu sudah cukup berlalu buat saya, kalo sekarang malah sampe kadang-kadang malah males aja ngotak-atik template blog. Malah pengen bikin yang simple, sederhana, dan memudahkan ketika orang berkunjung blog atau yang datang dari search engine karena kata kuncinya cocok dengan yang saya targetkan di salah satu postingan.

Dari beberapa artikel yang saya baca dan pelajari, tentang apakah template punya pengaruh untuk sebuah blog? Kalo secara penampilan, tentu pengaruhnya luar biasa bikin cakep. Apalagi dengan desain warna-warni colourful ataupun pastel yang menawan, ciri khas si pemilik berupa bunga-bunga, gaya-gaya magazine dengan scroll gambar yang berganti-ganti di menu feature utama. Yaaaa, tampak seperti web profesional lah kurang lebihnya.

Tapiii kalo kita bicara SEO (search engine optimatization), hal-hal keramaian di template ini ternyata berpengaruh pada traffic. Mmm saya agak lupa istilah tepatnya, tapi logikanya kurang lebih begini, ketika kita pake template yang terlalu ribet, maka si mesin pencari juga akan puyeng baca segala macam kode yang ada. Nah ini malah bikin kata-kata kunci yang seharusnya bisa “pop up” malah jadi tenggelam.

Nah sejak saya dapet ilmu tersebut, saya hanya memilih template yang clean dan tidak terlalu banyak fitur disana-sini. Cukup widget tambahan untuk panduan pengunjung blog aja, seperti recent comments, recents posts, dan beberapa sosmed yang sedang saya targetkan *naik*.

Eh tapi kembali ke selera masing-masing aja yaaa, mau treatment blognya seperti apa, yang penting enjoy. Kalo merasa bahwa dengan blog cantik penuh warna dan hiasan, lalu membuat semangat nulis di blog, yaa silahkan, baguss malah, artinya blog yang jelita bikin mood ngeblog meningkat. Jangan sampai, blog uda menawan mempesona, eeee terus jarang updatenya #eh. Ehhh ini saya dulu juga begini, uda cantik warna warni, lah updatenya sekenanya ajeee! Hadeh! Tobat tobat!

Yang penting ini nih, pastikan aja yang berkunjung ke blog kita merasa nyaman, dan juga mudah mengakses kolom komentar serta artikel lainnya. Lalu kapan saat yang tepat untuk mempercantik blog dengan template ciamik? Saat yang tepat adalah, saat postingan uda mulai banyak, paling gak minimal ada 10 postingan, karena template juga baru keliatan cakepnya kalo kita sudah punya postingan cukup banyak.

Btw, ini saya saking malesnya mau percantik blog, malah lupa muluk mau update menu tentang about me dan contact di bagian headernya. Baiklahhhh, segerraaa segerra saya kerjakan.

Happy Blogging! 🙂

Terimakasih sudah berkunjung dan komen di blog ini, komen akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil :)

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *