Status “Galau”

Saya gak pernah ngerti, kenapa seseorang mesti mengumbar kegalauannya di depan publik. Iya, status-status galau yang lalu lalang di twitter, BBM ataupun facebook.  Kadang hiburan tersendiri sih kalo baca status-status bergenre galau tersebut. Terutama kalo baca status para ababil, alias abegeh labil, wehehhehe.  Tapi seringnya status model begini, malah bikin miris, miris cenderung kasian, menuju simpati yang teramat sangat. Saat seseorang teman atau kerabat yg saya kenal, berstatus Galau.

Ganjil bagi saya, terutama jika status itu mengumbar kondisinya yang tidak sreg dengan tingkah laku pasangan hidupnya.  Galau yang teramat ganjil bukan? Jika kita yang sudah menikah, kemudian ngedumel tentang pasangan hidup kita, gerutu tentang polah anak-anak, gemes ama mertua, atau apa lah, yang semuanya itu diketik kemudian hanya dengan sekali klik, status penuh kegalauan itu terbaca oleh ratusan atau bisa jadi ribuan orang. Hadeh!

Saya jadi heran, apa yang sebenarnya mereka cari? Perhatian? Ingin seluruh dunia tau, bahwa hidupnya menderita bin merana. Atau suka aja gitu, kalo ada yang nanggapin statusnya yang berisi kegamangan.

 Saya, sebagai manusia juga sama lah, gak bisa lepas dari namanya galau. Selama ini saya berusaha mengemas kegalauan itu dengan bahasa yang nyaman. Gak ujug-ujug: “aduhhhh, adek bayi nangis terus nih, mama ngantuk” atau “gimana sie nie bapaknya anak-anak, malah maen game mulu”. Itu masih mending, kadang saya nemuin bener-bener kata-kata yang nyolot abisss.

Saya sendiri kalo di facebook seringnya update dagangan di toko butik online baju batik saya, hewhew. Kalo di twitter, ada lahh aroma-aroma galaunya, tapi tetep saya berusaha menulisnya dengan manis. Hahahahahaha.  Gimana dengan anda? Seberapa cerdaskah anda mengolah kegalauan itu dalam rangkaian kata menjadi kalimat yang nyaman dibaca & dirasakan oleh pembaca status dan anda sendiri pastinya?

Dan apa sih yang anda lakukan kalo ada teman di facebook atau twitter yang sering berstatus galau?




coded by nessus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *