Sop Djadoel, Kuliner Khas Jogja Berlatar Candi Sambisari

Baru sekitar 1 bulan pindahan dari Jogja ke Jakarta, rasa kangen untuk mencecap aneka makanan khas Jogjakarta sudahlah hadir di ujung lidah. Namanya makanan khas Jogja, dengan beragam varian dan harganya yang cukup terjangkau, memang jadi idola bagi warga pendatang, turis ataupun wong aseli Jogja seperti saya yang saat ini menetap di luar kota luar propinsi.

Ragam kuliner Jogja yang tersebar di seluruh penjuru, dari mulai makanan serba manis seperti cita rasa Gudeg Bu Ahmad dan Yu Djum yang terkenal, aneka bakso dari mulai bakso ndeso hingga paling modern yang menggunakan keju mozarella bahkan yang berbentuk unik seperti bakso ukuran jumbo ataupun bakso bentuk tumpeng, pun selalu menggoda lidah. Saya sendiri, sekarang justru kangen dengan salah satu kuliner baru di Jogja yang terletak dekat dengan Candi Sambisari yang merupakan candi Hindu di kawasan Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY, kurang lebih12 km di sebelah timur kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau 4 km sebelum kompleks Candi Prambanan.

Kuliner Sop Djadoel Jogjakarta

Kuliner baru yang saya maksudkan adalah Sop Djadoel, yang baru berdiri kisaran 2 tahun lalu, tapi selalu ramai ketika mendekati jam makan. Sewaktu saya datang kesana bersama anak-anak, sempat bertemu dengan salah satu karyawan yang cerita bahwa awalnya si pemilik Sop Djadoel ini hanya sekedar bersepeda menuju Candi Sambisari, lalu dilihatlah satu lokasi yang menurutnya cocok untuk dijadikan tempat usaha, yaitu tempat makan. Berbekal tekad dan juga resep warisan turun-temurun, maka lahirkah Sop Djadoel yang punya kekhasan tersendiri.

dokumentasi pribadi

Jadi memang ketika kita makan di Sop Djadoel ini, pesona Candi Sambisari langsung terpampang di depan mata. Ibarat kata, menikmati sedap dan segarnya sop berpadu dengan keindahan candi sambisari yang penemuan candi ini pun begitu menarik, yaitu ditemukan oleh petani yang ingin memperluas lahan, ternyata menemukan bongkahan candi dan setelah dibongkar dan digali lebih dalam, terdapatlah candi kokoh di dalamnya. Nama Sambisari sendiri diambil dari lokasi dimana candi tersebut ditemukan.

dokumentasi pribadi

Sementara untuk nama Sop Djadoel sendiri, karena resep sop berasal dari nenek moyang dan kemasan di dalam tempat makannya pun serba jadul atau tempo dulu. Dari mulai bangunannya yang berpusat pada bangunan Joglo, hingga musik yang diputar menemani para pengunjung juga lagu-lagu jaman dulu, seperti lagu-lagunya Nike Ardila, Poppy Mercury, hingga lagu era Koes Plus pun hadir. Bener-bener jadul!

Menu di Sop Djadoel ini pun beragam, tentunya menu andalannya adalah Sop Djadoel itu sendiri, yang menggunakan bahan susu sapi. Saya pikir bakal eneg, ternyata saya salah, ternyata endeesssss! Ada juga sop kuning ini yang tanpa susu sapi, aneka olahan ayam seperti ayam goreng dan ayam bakar, dan yang tidak kalah menarik adalah tersedianya angkringan dengan aneka pilihan makanan jadul. Bagi yang suka gorengan, menu ini juga tersedia dengan rasa yang super enak.

Agenda Liburan Ke Jogja

Hanya dengan membayangkan makan di Sop Djadoel saja, air liur ini seakan meronta-ronta. Dan sepertinya *rasa lapar* cita rasa Sop Djadoel ini akan segera terbayarkan, ketika saya ke Jogja saat liburan anak-anak sekolah di akhir tahun 2019 ini. Ceritanya mudik sebentar ke Jogja, untuk memperpanjang SIM dan sekalian mengeksplor kuliner Jogjakarta yang memang gak akan ada matinya.

Artinya mulai dari sekarang, saya juga sebaiknya segera cari tiket pesawat ke JogjaΒ karena biasanya kan bisa lebih murah kalau jauh-jauh bulan cari tiketnya. Kalau makin mepet, pastinya makin melambung harganya. Karena sudah pegang jadwal libur anak-anak, maka lebih mudah buat saya memilih tanggal yang tepat untuk berangkat ke Jogja. Ah, makan gak sabar kan saya, menunggu bulan Desember, berbekal dengan tiket yang sudah saya beli, menikmati aneka kuliner Jogja, terutama Sop Djadoel. si pendatang baru yang menggugah hati banyak penggemarnya.

 

41 thoughts on “Sop Djadoel, Kuliner Khas Jogja Berlatar Candi Sambisari

    1. Aku pernah sekali ke Sop Jadoel ini. Iya kuahnya bersantan, jadi teringat Sop Kambing Bang Udin. Btw saya suka tempatnya yang model jadul, parkirannya juga luas, deket Candi Sambisari pula πŸ™‚

  1. Wah, penasaran deh sama rasa sop Djadoel.
    Ini tempatnya jauh enggak dari pusat Kota Yogyakarta? Berapa lama perjalanan ke sana? Background Candi Samisari oke juga tuh. Sambil makan sekalian bisa ngunjungin candi ini.

  2. Jangankan baru sebulan pindah dari Jogja mbak.. Aku yang sudah 10 tahun lebih pindah dari Jogja aja masih suka kangen Jogja dan ragam kulinernya. Eh tapi waktu masih tinggal disana dl belum tahu Sop Djadoel aku.. Semoga ada kesempatan main2 Jogja lagi buat nyobain Sop Djadoel

  3. Ya ampuunn, kemana saiaaahh. Ini sop djadoel kok lewat dari penerawanganku ya. Padahal seputaran sambisari ini jelajahan kuliner kami. Sip sip untung baca blognya, cuzz besok akhir pekan.

  4. Udah lama nggak main Sambisari, cuma lewat aja dan belum pernah mampir ke Sop Djadoel. Bisa dicoba nih kalo main ke Sambisari, biar gak makan soto mulu. Hehe

  5. ooh candi sambisari ini dekat sama candi prambanan ya mba. liburan ke jogja sebelumnya saya ke prambanan tapi tidak banyak kuliner yang saya coba karena waktu yang mepet. mudah-mudahan bisa punya kesempatan datang lagi ke jogja karena masih banyak yang belum dikunjungi.

    1. iya kalo bisa jangan pas siang bolong jam 12 siang gitu makk, fanasssss, kecuali pas cuaca gak terlalu terik sih oke. mending agak sorean, jadi bisa nikmatin sunset di candi sambisari sekalian

    1. ohh kalo soto betawi pake kuah susu ya mb ternyata, pernah makan sih, tapi gak ngeh kalo pake susu, pantes enak juga, hehe

  6. Sambil makan sambil menikmati keindahan Candi. Penasaran sama penampakan supnya dan juga rasa supnya mbak πŸ˜€ Noted kalau ke area Candi sana bisa nih kapan2 mampir rumah makan Sop jadoel ini πŸ˜€

  7. setahun di jogja, saya kok baru tahu tempat ini yak. maklum dulu kan saya belum doyan keliling, apalagi nyampe candi ini. next time pas sama keluarga ke Jogja deh insha Allah ikutan coba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *