Blogging & Writing

Seberapa Pentingkah Template Cantik Untuk Blog?

Jaman awal ngeblog di platform gratisan dulu, hobby banget yang namanya ganti template blog. Baru seminggu pasang, terus blogwalking ke blog teman, eee kok lucu ya templatenya, terus carilah sumbernya, ketika ketemu, langsung ganti. Baru ganti lagi beberapa hari, pas berselancar di dunia maya eeee kok nemu lagi template keren, terus ganti lagi.

Yak, gitu aja terus, malah poin terpenting dari ngeblog yaitu MENULIS, malah terabaikan. Kok bisa? Weh lah, namanya otak-atik template blog itu asyik banget je, bisa berjam-jam. Dan kadang ada error lah, crash lah, yang bikin penasaran pengen segera perbaiki. Pagi, siang, malam, kapanpun ada waktu di depan laptop, tampilan blog cantik maksimal itu hakiki.

Belum lagi nih ya, kalau ada printilan di dalam blog, seperti widget di blogspot atau plugin di wordpress. Beh, ini bisa bongkar pasang entah berapa kali. Pasang ini gak cocok, copot lagi, pasang yang punya fungsi serupa ternyata lebih parah, hapus lagi. Terus yang dipasang pertama kali diinstall lagi! Hadeh, capek deh!

Emak-emak dasteran yang ngeblog dari rumah, macam saya begini, juga pernah asyik banget ngurusin aneka kode-kode html yang ada di dalam template. Deh, gaya amat! Padahal juga itu hasil copas dari blog orang yang bahas kode blog sesuai yang saya butuhkan. Ih, tapi tetep tauk, berasa keren gitu. Bisa pasang kode hmtl di tengah kode-kode lain yang sebenernya juga bingung itu bacanya gimana.

Tapi sekali lagi, berasa keren tauk! Apalagi lihat hasil blog yang terus jadi cantik jelita. Bolak-balik direfresh sendiri, mau itu di laptop ataupun di handphone. Iya, jaman dulu kan gak ada smartphone, adanya hengpon 😀

Nah, sambil dipandang-pandang, discroll naik turun, lalu mengagumi hasil karya tampilan blog yang makin aduhai.

Simplicity is The Best

Tapi seiring makin dewasanya umur, makin dewasa pula pengetahuan tentang blogging, malah makin kesini, tampilan blog makinlah sederhana. Kalau nyimak teman-teman yang ngeblog dan heboh pasang ini dan itu di blognya, saya mah sekarang kalem aja. Udah males ribet! “Huh dasar pemalas kamu Na!” 😛

Apalagi sempat ngobrol dengan beberapa pakar SEO, yang kalau kita masuk ke blog mereka pun, tampak simple aja tuh, gak banyak printilan ini itu. Karena ternyata google pun suka dengan kesederhaaan. Misal kita terlalu banyak pasang gambar di sidebar, atau ini anu itu inu, header yang cetar membahana, ini bikin mas gugel mumet. Loh kok mumet? Iya, karena yang dibaca adalah kode atau huruf jelas. Kalau ada gambar, atau banyak pernak-pernik, ini yang menghambat deteksi kata kunci dalam sebuah blog. Which is kata kunci memang yang menjadi sasaran orang ketika mencari sesuatu di kolom pencari.

“Halah ribet amat sih, Na! Wong gak semua juga orang ngeblog itu targetnya traffic loh! Suka-suka lah blognya mau didandanin kek mana juga!”

Mmmm iya bener juga sih ya, ngapain saya repot ya? Blognya blog siapaaa, eike yang puyeng? 😀

Tips Blog Simple Tetap Cantik

Pernah denger istilah make up natural? Nah, mungkin inilah yang beberapa tahun terakhir ini saya terapkan ke blog saya. Alasan terkuat tentu gak mau ribet, gak mau template yang bayar, apalagi sampai bayar orang buat ngerjain template. Mending duitnya buat bayar hosting tahunan 🙁

Ok ok, ini yang saya lakukan supaya blog yang pakai template gratisan dengan konsep simple tapi tetap cantik menawan hati mempesona ceriah!

Simple Header, Just Text, Not Picture

Yap, ini yang lakukan, header sudah tidak pakai gambar-gambar lagi. Cukup dengan kata-kata yang mensimbolkan konten blog ini. Ya secara juga ini blog dengan hosting berbayar, kalau header aja udah gambar, maka makin beratlah ongkosnya, hiks. Alasan lain ya supaya terlihat manis dan simple, gak berlebihan.

2-3 Kolom

Seorang teman Master SEO, menyarankan supaya menggunakan template blog dengan 2-3 kolom, 1 kolom postingan utama dengan 2 sidebar. Paling bagus katanya yang sidebarnya berada di kanan semua. Karena konon, mas gugel itu membaca atau screening semua web/ blog di jam-jam tertentu itu dari arah kiri, jadi usahakan yang ada di sebelah kiri itu lebih banyak teks dengan kata jelas dan kalau ada gambar pun, usahakan berikan caption. Nah untuk yang satu ini, saya melanggar sih, karena sidebar saya justru di kanan dan kiri. Mmm, mau cari template lagi, kok masih males bongkar pasangnya.

Warna Putih

Entah bener ngaruh atau tidak, tapi saya pernah baca kalau template warna putih ini lebih SEO friendly, artinya lebih memudahkan google dalam mengamati blog kita. Tapi kalau buat saya sih, warna putih itu berasa simple dan bersih aja.

Your Blog, Your Signature

Nah yang juga penting dan jangan sampai terlewat adalah, tunjukkan diri kita lewat blog, supaya pembaca juga gak bingung, ini siapa sih yang nulis blog. Kita bisa cantumkan nama di domain, atau di dalam signature postingan, bisa juga melalui lembar perkenalan tersendiri. Show who you are, siapa tau dari cara memperkenalkan kita, bisa menarik perhatian agency blogger yang mau kasih job review misalnya.

Yang terpenting dari semua template blog adalah ketika blog udah secantik apapun, eh ngisinya jarang-jarang, apalah artinya sebuah keindahan tapi ternyata isinya kosong! Lalu penting gak blog itu cantik? Saya lebih memilih kata rapi dibanding cantik. Rapi artinya mudah ditelusuri dan nyaman bagi pengunjung blog.

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

23 Comments

  • Siska Dwyta

    Wah sama mbak, waktu awal ngeblog jiga saya kecanduan gonta ganti template sama pasang widgets sampe2 tampilan blog rame dengan macam widgets yg sebenarnya nggak penting2 amat malah bikin blog loadi aja… hehe

    Tapi sekarang mah udah tobat, malah lebih suka dengan template yang simple aja kayak jenis template yang mbak ulas di atas…

  • Megha

    Sama banget mbak aku juga mulai bosen sama template blogku. Menurutku masih terlalu rame. Nah bedanya aku suka pake foto, fotonya yang large lagi heheh biar jelas aja gitu. Perlu dipikirkan untuk template baru yang lebih simpel, cuma ya itu kalo lagi ga males wehehe

  • CeritaIbun

    Jaman alay dulu template saya over colorfull. Terus pointer bisa bentuk2 lucu gitu. Di pojok2 ada emoticon dan gif gerak2. Saya gak mikirin kalau itu loadingnya lamaaa banget. Haha

  • Salbiah

    Waaah… aku banget, selama punya blog baru ganti template tiga kali dan yang terakhir malas ganti-ganti lagi. Sudah berasa di zona aman. Malas ah ganti-ganti lagi, sdh cukup, nggak perlu yang rame, yang penting enak di pandang, nggak malu-maluin walau sederhana.

  • Wiwid Nurwidayati

    mbak, mbak….itu aku banget loh. Suka ngotak atik template apalagi pas dulu blognya masih baru, dan beneran tak ada puasnya pengin tambahin ini itu biar cantik. Tau-tau jhabis waktu dan memutuskan pakai template awal…hahahaha…ngabisin waktu banget ya. Sekarang udah nggak utak-atik lagi, cuman utak atik plugin biar seo friendly. Tapi terimakasih tipsnya, ya. Nambah ilmu dunia perblogingan saya.

  • Evita FL

    Betul mba Inna, tampilan blog penting. Tapi berhubung aku gak ngerti koding. Aku nulis dulu aja. Kalau ada promo baru mau mikirin TLD dan benerin template. Hehe alesan padahal emang males aja 😬

  • Ludyah Annisah

    Juaraaakk, emang nih Mba Inna, aselii palu gada heheh. Ngeri, sampe ngoprek2 coding segala, keren mba hehee. Dan, ilmu baru banget buat aku, soalnya selama ini kalau BW suka tergoda sama tampilang blog orang yang cantik-cantik. Hasilnya, jadi latah biar blognya terlihat good looking 🤣🤣🤣

  • Grandys

    Bacanya jadi ngikik sendiri haha. Karena berasa ngaca banget kalo udah ngutak ngatik kan penasaran, bisa seminggu kepikiran tema tapi ga nulis-nulis. Menghibur dan informatif mba, aku suka tulisannya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *