#MondayMovie,  Entertainment

Review Film Avengers Endgame, Ada Spoiler Dikit!

Udah nonton film Avengers Endgame?

Yap, postingan kali ini, saya berusaha untuk hanya bercerita kesan selama nonton film yang digadang-gadang sebagai salah satu film terlaris tahun 2019 ini. So it means, no spoiler, hopefully 😀

Tapi sekarang udah tanggal 12 Mei 2019, sepertinya sebagian besar udah pada nonton Avengers Endgame kan ya? Terutama para penikmat film Marvel sejak kehadiran Iron Man tahun 2008 lalu, apalagi kalau mengikuti seluruh film Marvel seperti saya, pastilah menunggu-nunggu kehadiran Film Avengers Endgame.

Bukan hanya saya dan suami, anak pertama kami, Ical, yang ngikutin banget perkembangan info tentang film-fim Marvel, juga antusias ketika Ayahnya mengajak nonton film Avengers Endgame yang berdurasi sekitar 3 jam ini.

review film end game avengers

Nonton Avengers Endgame 3 Jam, Bosen Gak?

Good question! Ini juga pertanyaan saya sebelum nonton film ini, apalagi setelah agak kecewa dengan film Captain Marvel yang menurut saya agak ngebosenin, maka sempet pesimis juga dengan berita-berita yang beredar bahwa Avengers Endgame berdurasi 3 jam. Saya sempet bilang ke Ical, “Jangan-jangan gak sebagus Avengers sebelumnya, Kak”. Tapi Ical meyakinkan saya, “Masa sih, Bun? Bagus sih kayaknya”.

Ternyata benar, ini film bagus banget. Saya punya 10 jempol pun gak akan bisa memberikan ekspresi betapa kerennya film ini. One of the best! Secara saya sebenernya kurang suka dengan film action, tapi gak tau kenapa, sejak Marvel menghadirkan film Superhero yang tentu saja dalam balutan action, saya ternyata suka.

Bisa jadi karena ada bumbu drama, humor, serta beberapa hal menonjol seperti eratnya kebersamaan yang dibangun pemain film Avengers baik di dalam maupun di luar film.

Film Avengers Endgame sebagai lanjutan dari Avengers Infinity War yang menghadirkan sosok Thanos yang juga sukses menguras emosi karena di balik hati seorang Thanos, tapi tumbuh kekejaman yang luar biasa.

Di putaran scene awal, ada beberapa alur cerita yang membuat penonton merasa menang, termasuk saya. Sempat membuat saya lega tapi juga bertanya-tanya, apa cuma gini doang? Masa gini doang udah selesai tanpa adegan heroik yang mencengangkan?

Tapi ternyata, film terus berlanjut dengan makin berkembangnya cerita yang membuat saya dan sebagian besar penonton lupa, ini film udah jalan berapa menit, berapa jam? Bener-bener gak kerasa banget, 3 jam berlalu begitu cepatnya. Perasaan nonton sinetron atau FTV durasi 1-2 jam saja, saya udah bosen di 20-30 menit pertama, udah cetak-cetek remote tv buat ganti acara lain 😀

Banyak plot twist di film Avengers Endgame yang bikin terkesima, dan memuji cerdasnya penulisan scenario film yang juga dibesut dari komik ini. Meski beberapa jalan cerita ada yang beda dengan komik, tapi selama ini film Marvel berhasil memikat hati para penyuka film Superhero.

Captain Marvel, Kok Gitu Doang Di Avengers Endgame?

Di akhir film, suami dan Ical membahas kenapa Captain Marvel munculnya gitu doang sih? Ibaratnya, masih sama lah seperti film solonya yang kurang begitu greget. Iya juga sih, saya juga bingung dengan Captain Marvel yang sebenernya punya kekuatan luar biasa, tapi selalu dateng terakhir. Atau ya gitu, pas genting-gentingnya, dia kemanaaaa sih? Maaf, ini nih yang spoiler dikit, dikittt banget kok, hanya mengungkapkan gemesnya saya sama Captain Marvel ini 😀

Mmm, tapi bisa jadi ada 2 alasan utama, analisa saya sendiri, kenapa Captain Marvel ini kurang begitu menonjol di Film Avengers Endgame?

1. Captain Marvel itu Sibuk!
Yap, Captain Marvel ini gak cuma bantu kekacauan yang terjadi di Planet Bumi, tapi juga di planet serta galaksi-galaksi lain. Pastilah dia selalu datangnya belakangan, macam polisi di FTV-FTV Indonesia, yang dateng terakhir pas tokoh utama udah hampir selesai misinya.

2. Captain America & Team, Intinya. Bukan Captain Marvel
Yes, dari awal Avengers muncul, tokoh utama ada di Captain America dan teamnya, seperti Black Widow, Thor, Hawk Eye, Iron Man, Hulk lalu bertambah seperti Vision, War Machine, dll. Nah, kebayang gak, kalo di akhir film Avengers, terus Captain Marvel datang dan terlihat paling jagoan diantara semuanya? Duh, bisa rusak dong jalan ceritanya. Jadi saya pikir, pihak Marvel Studio cukup bijak & cerdas, ketika menempatkan Captain Marvel hanya pada beberapa scene saja.

Film Avengers Endgame, Layak Tonton Untuk Anak-Anak?

Sesaat setelah saya posting di ig story tentang tiket nonton Avengers Endgame ini, ada teman yang ngeDM, bertanya, apakah film ini aman untuk anak-anak?

Ok, film aman & layak untuk anak-anak, menurut versi orang tua, pastinya mengarah pada 2 hal. Pertama, apakah mengandung unsur kekerasan? Kedua, ada ciumannya?

Pertama, dari sisi kekerasan, mmm gimana ya jelasinnya, yang pasti ini film Superhero, pastinya ada adegan serba perang-perangan, berantem-beranteman antar tokoh dalam cerita. Tapi tidak sadis. Sadis tau kan ya? Misal semacam film Rumah Dara, kelihatan kan sadisnya, darah berceceran dimana-mana, atau khas film Thriller yang saya pun mual nonton film begini. Seperti film Escape Room, yang saya juga memilih untuk nutup mata karena gak kuat dengan adegan yang sadis. Clearly, Avengers Endgame, bukan film seperti itu. Ini malah film yang bisa bikin kita nangis, terharu, dan baper jadi satu.

Kedua, dari sisi adegan romantis, seperti ciuman? Yes ada, seinget saya ada 2, tapi saya kok lupa yang pertama apa ya? Ini adegannya ada kisaran pertengahan film. Saya lupa antara siapa dengan siapa. Tapi yang jelas, ini bukan adegan hot kiss mesra, ini semacam ciuman sebagai pasangan yang respect ke pasangannya. Mmm, apa ya sebutannya, kind of a family kiss. Satu lagi, antara Captain America & Peggy di scene terakhir, ini pun semacam dicut, gak utuh.

Buat saya dan suami, film ini meski *katanya* mendapat rate 13+, tapi kenapa kami berdua tetap mengajak anak-anak nonton? Alasan utama kami adalah, anak-anak nonton film ini bareng kami kedua orangtuanya. Dan di keluarga kami sudah terbiasa dengan dialog, saling sharing, saling membahas apapun yang kami tonton ataupun alami.

Sebelum nonton pun, saya juga survey dulu, seperti apakah adegan-adegan di Avengers Endgame ini, apakah layak tonton untuk anak-anak? Dan ketika nonton pun, saya pikir ini layak aja sih, selama kita dan anak-anak juga dekat, saling komunikasi.

Nah kan bener? Postingan ini, dikit doang kan spoilernya? Kalau pengen banyak, bisa tonton di beberapa channel youtube yang bahas tentang Film Avengers Endgame. Kalau saya sih, menghargai aja ke yang belum nonton, siapa tau memang pengen bener-bener fresh gak butuh spoiler. Tapi kalo nyampe ke blog ini, berarti nyari spoiler juga bukan? Ya, maaf yak, ternyata seuprit doang, hahaha

Ok gimana, yang belum nonton film Avengers Endgame, mau nonton nunggu di tivi aja atau mau nonton di bioskop mumpung masih tayang? Saya malah pengen nonton di bioskop lagi nih, karena berasa ada beberapa scene yang pengen ditonton lagi aja. Kalau nunggu di tivi macam HBO, biasanya agak lamaaa kalau film-film laris besutan Marvel begini. Apa nunggu di bioskop-bioskop online aja? #eh

 

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *