Entertainment

Radio is My Best Music Playlists

Musik, sepertinya sudah melekat di diri saya bahkan sebelum saya lahir. Adalah Bapak almarhum, yang senantiasa mendengarkan lagu era 60-80an melalui gramaphone. Alat musik yang khusus memutarkan audio melalui piringan hitam. Pernah suatu kali saya menemukan tumpukan piringan hitam cukup banyak, dan semuanya adalah koleksi Bapak, mulai dari Benyamin S, Elvis, Frank Sinatra, dan musisi-musisi terkenal di masanya.

Saat kecil, saya juga sering melihat Bapak menyanyi lagu-lagu favoritnya. Selalu kagum dengan suara beliau, yang ngebass, merdu dan menggetarkan siapapun yang mendengarnya. Kebiasaan ini juga, yang membuat saya dan kakak-kakak saya suka dengan musik. Tapi sepertinya, sayalah yang paling menikmati musik sampai sekarang. Meski saya yang paling gak bisa alat musik diantara 4 kakak saya, tapi saya yang ternyata mewarisi bakat Bapak di bidang tarik suara.

Sampai masa radio mulai berjaya, waktu itu masih AM, dengan radio kecilnya, Bapak selalu bawa ketika hendak tidur ataupun saat bersantai di ruang kerjanya di rumah. Dari mulai lagu hingga sandiwara radio yang Bapak selalu tunggu tiap episodenya. Nah disini kali ya, saya juga mulai mengenal apa itu siaran radio.

Radio di Kopi Klothok Jogjakarta

Hingga suatu hari, saat ulang tahun saya, Bapak memberikan radio tape recorder sebagai hadiahnya. That was one of the most happiest day in my life! Sejak saat itu, seorang inna yang introvert, yang suka asyik dengan dunianya sendiri, merasa punya teman, yaitu radio. Saya dengarkan radio, setiap hari sepanjang waktu saat saya di rumah. Acara tivi jadi tidak menarik lagi. Justru acara-acara radio lebih saya tunggu kehadirannya. Terutama para penyiar favorit yang saya suka.

It’s been years, dan sampai hari ini pun, saya suka mendengarkan radio. Sempat beberapa tahun kerja sebagai penyiar radio swasta di Jogjakarta, juga membuat saya sangat selektif memilih lagu. Yes, I have My Dad’s taste kalau perkara lagu. Mohon maaf, bukan berarti saya merendahkan beberapa lagu dari genre tertentu, but Music is about taste. Sama lah, kalau misal ada orang yang suka sambal dan tidak. Ada juga yang suka jengkol, ada yang nyium baunya saja sudah anti.

Bertahun-tahun mendengarkan radio, membuat saya jadi jarang punya playlist lagu sendiri baik di smartphone maupun laptop. Buat saya, tinggal pilih saja, genre radio yang kita suka. Nanti pasti penyiarnya juga akan memutarkan lagu sesuai jenis radionya. Apalagi jaman sekarang, radio bisa dengan mudahnya kita streaming secara online, dengan biaya yang tidak terlalu mahal juga. Dan sensasinya lebih nendang, dengan mendengarkan radio terus ada penyiar yang ngoceh, dibanding kita sendiri sibuk menyiapkan playlist.

Ada radio-radio tertentu yang menjadi pilihan saya, terutama saat di perjalanan ataupun menemani hari-hari ketika masak, cuci. baju dan aneka pekerjaan domestik lainnya. Ada 3 radio utama yang rutin saya dengarkan, yaitu Jak FM, Prambors Radio, dan Delta FM. Wahhh radio jakarta semua dong?

Mmm iya sih, karena gimanapun itu centrenya, yang bisa bikin hari-hari saya ngakak ataupun lebih ceria, ya karena mendengarkan ketiga radio tersebut. Lagu-lagunya juga cocok banget, ada TOP 40s dan juga lagu-lagu lama yang kadang terselip. Jadi yaaa, at the end, I don’t need music playlists! Cukup setel radio, maka beressslah sudah! πŸ™‚

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *