Gadget & Techno

NgeVlog? Hayuk Aja Kuy!

Mmm sebenarnya ya, udah lebih banyak yang pro perkara ngeVlog ini. Saya mah apa atuh? Baru remahan rengginang yang amat sangat unyu dan pemula. Tapi sudah berapa kali ini, ketika share link youtube hasil Vlog anak-anak ataupun Vlog saya sendiri, beberapa pertanyaan muncul, “Mbak, Ajarin ngeVlog dong”, “Itu gimana bikinnya? Anakku juga pengen’, dan aneka pertanyaan lain sejenis. Yang inti dari pertanyaan itu sama, “GIMANA SIH CARA NGEVLOG?”

Buat yang udah jago ngeVlog bahkan ribuan hingga jutaan subscribers, silahkan skip aja postingan kali ini. Sekali lagi, saya bener-bener masih unyuuuu di bidang pervloggingan ini. Insyaa Allah sharing ini juga sekalian rekam jejak, apa saja yang sudah saya pakai atau lakukan selama ngeVlog rutin sejak beberapa bulan lalu bersama anak-anak.

All right, here we go, hal-hal yang perlu kita siapkan ketika pengen ngevlog! So, ini adalah tips ngeVlog buat pemulaaaaa banget yaak! Yang simple dan hanya menggunakan apa yang kita punya aja saat ini.

1. Smartphone

Yap, ini pastinya yang utama, smartphone. Yang penting bisa buat kamera, maka smartphone apapun dengan tipe dan merk serta harga berapapun sebenarnya bisa kita pakai. Apalagi jika kamera di dalam smartphone ini punya kemampuan menangkap gambar yang mumpuni, low light yang oke, maka hasilnya makin canggih. Untuk saat ini, saya menggunakan Xiaomi Redmi Note 5, yang secara gambar bisa dibilang lumayanlah, meski bukan yang paling jos juga. Dan juga iPhone 8 yang saya bilang punya penangkapan suara oke banget, tidak pecah, dan cukup jelas, meski tidak memakai microphone tambahan.

Perlu pakai kamera mirrorless atau DSLR gitu gak? Ya kalau punya, silahkan aja. Tapi pengalaman, saya pakai kamera kok malah ribet ya? Hahaha! Yang suka asas kepraktisan, dan apalagi ini saya ngeVlog bareng anak-anak, maka butuh yang simple dan cepet dalam hal transfer maupun editing. Meski ada juga kan kamera yang bisa transfer data pakai WIFI, tapi tetap lah buat saya itu ribet! Jadi so far, udah cukup nyaman dengan smartphone yang dipunya aja.

Tongsis gimana? Ya boleh aja, untuk membantu supaya gambar lebih stabil dan jarak yang diambil lebih wide dan menyeluruh.

2. Editing

Jangan lupa download aplikasi editing yang dibutuhkan untuk proses menata gambar dan video hingga menjadi urutan cerita yang menarik. Kalau Ical, anak saya yang 11 tahun, dan suka dengan editing, lebih sering menggunakan Power Director di android, ini berbayar kalau kita mau menghilangkan watermark. Sebelumya Ical pakai Viva Video, tapi entah kenapa waktu itu sering ngelag. Entah karena hapenya atau aplikasi editingnya. Nah sejak pakai Power Director udah gak pernah lagi.

Nah kalau saya, selalu cari aplikasi editing yang paling simple dan gampang. Maklum emak-emak begini, puyeng ketika kebanyakan fitur! Wkwkwk. Favorit saya iMovie dan Splice. Kebetulan keduanya saya pakai di iOS. Sepertinya belum bisa untuk android ya? CMIIW

3. Mental!!!

Yes, mau alat ngeVlog kita secanggih apapun, yang paling penting itu memang mental! Pede atau enggak nih ketika membawakan diri ketika berada di keramaian? Mental yang pede juga bakal ngaruh ke cara bicara kita di depan kamera. Untuk pertama-tama, buat saya ataupun anak-anak, itu juga uji nyali banget. Tapi seiring waktu berjalan dan beberapa kali ngeVlog, so far so good. Mulai menemukan ritme dan makin lancar ngeVlognya.

4. Konten

Saya yang tipe spontan begini, jarang pakai script. Hajar aja lah! Misal tadi siang, ke bengkel kan ceritanya sama Ical. Terus karena antri, akhirnya kami berdua jalan kaki untuk mencari kuliner di sekitar bengkel, lalu ngeVlog deh. Tapi kalau misal kita orang yang tipe terencana, boleh juga tuh pakai script atau bikin kerangka dulu tentang apa saja yang mau diomongin. Kuncinya, di dalam sebuah Vlog itu harus ada KONTEN YANG JELAS! Anggap lah kita seperti penonton tivi atau penikmat film aja, kalo kontennya gak jelas dan terarah, bikin males kan nontonnya? Begitu pula dengan ngevlog, perlu arah, perlu cerita.

5. Channel Youtube

Nah, yang jangan sampai lupa, tentu saja bikin channel di youtube. Caranya gimana? Ini langsung saja buka youtube, terus bikin akun.

Nah udah deh, 5 tips ngeVlog buat pemula! Gimana, gampang kan? Simple banget sebenernya! Tinggal tips terpenting adalah kemauan kuat untuk belajar dan belajar. Ngedit itu terutama hal yang kalau saya pribadi cukup empot-empotan belajarnya. Tapi asal mau, pasti bisa kok!

Yang belum subscribe, yukkkk mari meluncur ke Vlog Anak-Anak di SADDHA STORY >> www.youtube.com/SaddhaStory, ini lebih banyak tentang lagu anak-anak, perjalanan wisata dan kuliner kami sekeluarga.

Atau ke channel khusus yang ada kembarannya Dian Sastro *ehem*, eh enggak enggak, ini hanya channel pribadi saya buat curcol masalah kesehatan, ada di www.youtube.com/innaistantina. Kemungkinan kedepannya bakal diisi konten-konten selain kesehatan, masih mungkinnnnnnn tapinya, wong sampai 5 januari ini baru 1 video doang! πŸ˜›

Baiklah, bagi yang langsung meluncur subscribe kedua channel tersebut, saya doakan makin sukses, makin sejahtera. Yang belum? Pliss lahh, hayukkk subscribe *pasang muka melas garfield*

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

49 Comments

Leave a Reply to lisa lestari Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *