Lifestyle

Nambah Momongan Tahun Ini? Waktu Yang Tepatkah?

“Na, gak nambah anak lagi?”

Beginilah yang beberapa kali saya hadapi ketika bertemu dengan teman atau saudara. Bahkan dalam sosial media, ketika ada teman seumuran yang baru saja melahirkan, selalu ngomporin buat saya nambah 1 anak lagi.

Sejujurnya kadang kangen juga dengan aroma minyak telon atau bedak bayi yang nempel di baju sampai ke sprei kasur. Kangen dengan suara bayi yang mengisi hari-hari, kangen dengan masa-masa melatih toilet training sampai ke saat mendampingi anak merangkak hingga berjalan pertama kalinya.

Dengan membayangkan saja, saya mendadak bisa me-rewind kembali ketika Ical dan Sasha masih bayi. Ya siapa bilang mengasuh anak apalagi ketika bayi itu mudah? Minggu-minggu pertama setelah melahirkan, bisa jadi masa-masa ekstra lahir batin utamanya bagi Ibu. Belum usai nyeri pasca melahirkan, lanjut dengan begadangan, adaptasi menyusui untuk si bayi, beberapa jam terbangun karena si kecil BAK ataupun BAB, hingga proses lainnya yang perlu dihadapi.

Entah kenapa, meski melaluinya tidak mudah, tapi selalu ngangenin. Bahkan sering gemes sama bayi orang lain. Pengennya gendong dan nguyel-nguyel. Duh duh duh, apa ini tandanya segera kasih adik buat Ical & Sasha ya? πŸ˜€

Usia saya februari tahun 2019 ini, 38 tahun. Dari beberapa artikel yang saya baca, usia menjelang 40 tahun ini terbilang usia yang cukup rentan untuk hamil dan melahirkan. Tapi dari artikel dan cerita langsung yang saya dapatkan, tidak sedikit pula yang tetap sehat wal’afiat berikut dengan bayinya. meski hamil di usia menjelang 40 tahun bahkan diatasnya.Β Sekali lagi, faktor apa yang sudah ada dalam garis hidup kita, tidak bisa kita tampikkan begitu saja. Berikut pula dengan anak, semua sudah ada takdir tersendiri.

Dengan rutin yoga ini pun sebenernya membuat saya percaya diri kalau misal ternyata Allah kasih momongan lagi. Pengen hamil dan melahirkan nantinya lebih tenang dan bisa menerapkan beberapa teknik pernafasan di yoga yang sudah saya pelajari. Bahkan masih pengen tetap aktif yoga, dengan mengambil kelas yoga prenatal.

Nah nah nah, jadi makin pengen kan nambah momongan kalo berefleksi begini?

Terus apa yang menghalangi kalau begitu?

Kalau mau jujur, tentu perkara biaya. Tahun ini, saya dan suami punya planning tertentu yang ini juga membutuhkan biaya tidak sedikit. Ditambah beberapa faktor lain, yang membuat kami berdua masih menimbang-nimbang lagi untuk menambah anak.

“Bukankah banyak anak, banyak rejeki?”, begitu ujar salah satu Dokter kandungan sekaligus Ustadzah yang pernah saya wawancarai di sebuah program radio.

Ya, namanya manusia, kadang ada rasa takut untuk pendidikan anak ke depannya. Kadang muncul pikiran, “kenapa harus nambah lagi, kenapa gak fokuskan aja mendidik 2 anak yang sudah ada, toh biaya pendidikan dan segala macemnya tidak murah?”

Meski kadang di lain waktu juga berkeyakinan, “Kenapa mesti khawatir sih? Kan ada Allah. Bahkan tiap mahluk sudah dijamin sama Allah rejekinya. Jangankan manusia, kucing liar yang tidak bertuan pun punya jatah rejekinya sendiri”.

Ada yang pernah pengalaman hamil mendekati usia 40 tahun? Atau ada kenal saudara/ teman yang mengalami hal tersebut? Boleh dong sharing di komen πŸ™‚

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

19 Comments

  • Aprilely Ajeng Fitriana

    sebetulnya, kalau Allah udah ACC, mau ditolak juga nggak bakal bisa sih, mau pakai KB atau nggak ya bisa aja terjadi. kunfayakun. gitu.

    nambah juga nggak apa-apa sih mbak. nggak juga nggak masalah. mbak yang jalani soalnya. istkharah aja, cari yang terbaik.

  • Salbiah

    Teman kantorku hamil usia 40 an Mbak, kalau menurutku sih lebih baik jangan, lebih berisiko. Tapi karena wkt itu dia target, ya dia lakuin. Alhamdulillah proses melahirkan lancar dan normal.

  • Lia Yuliani

    Saran saya dengarkan apa kata hati saja. Diri senidiri juga yang akan menjalani. Saya baru punya satu anak usia 3 tahun, meski banyak yang menyarankan nambah lagi. Rasanya bentar dulu, lah. Banyak pertimbangan juga dan belum siap meski memang jujur kangen aja inget zaman Dzaky bayi.

  • Nur Widyastuti

    Ibu saya mbak Inna, melahirkan adik saya umur 41 tahun . Alhamdulillah, kata beliau tidak ada masalah. Beliau, suka bergerak kamana-mana, eehh malah nda pernah olah raga…jadi di saat hamil tak ada masalah.

  • Siska Dwyta

    Adik saya lahir, waktu usia mamaku udah 40 tahun, adik iparku juga gitu lahirnya pas mama mertua udah injak kepala 4…

    Jadi yah… tergantung sama pilihan Mbak dan keluarga sih. Selagi masih bisa ya kenapa nggak *ehπŸ˜…

    Yup, setiap anak yg lahir ke dunia udah punya rejekinya masing jd klu soal itu nggak perlu dikhawatirkan mbak. Percaya aja sama Allah😊

  • Ida Nurfitriana

    Anak saya 3 orang dan saya melahirkan anak terakhir (sekarang berusia 9 tahun), saat berusia 32 tahun. Memang ditinjau dari aspek kesehatan, sebaiknya usia kehamilan dibawah 35tahun. Namun dengan kemajuan ilmu kedokteran, kontrol yang baik dan pemahaman serta pengetahuan yang bagus dari ibu hamil insya Allah di usia seperti Mbak tetap bisa mempunyai anak yang sehat.
    Pasti ada kerinduan dg masa mempunyai bayi di saat anak2 sudah besar ya Mbak. Saya juga merasakan😊😊

  • Puji Wahyu Widayati

    Ibu saya melahirkan normal terakhir umur 37, sudah lumayan beresiko ya. Tetangga saya malahan ada yang punya bayi di usianya yang hampir kepala lima, namun karena resiko terlalu tinggi akhirnya Caesar. Mudah-mudahan kalau diberi momongan lagi dilancarkan segala urusannya ya mbak

  • Ludyah Annisah

    Wahh, semangaat 45 nih buat ngomporin hahaha. Hayuuuk mbaa, nambah lagi. Bismillah, meski usia makin bertambah tapi basically Mba Inna sudah bisa jauh lebih tenang dan relax buat hamil lagi nantinya. Dan, pastinya karena itu tadi support system yang kuat serta kebiasaan yoga yang mendukung buat prepare hamil lagi. Hihii. Mangaaatss, Mba Inna kasih adik buat Shasaaa..

  • Tatiek Purwanti

    Orang-orang di luar kita memang tugasnya berkomentar sih, Mbak. Hehe…
    Yang jelas, semua keputusan ada di tangan kita. Segala aspek harus dipertimbangkan masak2. Ga nambah bukan berarti takut bla bla bla, pun jika nambah juga pasti ada keyakinan begini begitu. It’s up to us πŸ™‚

    Saya juga mau 38 nih. Alhamdulillah punya 2 krucils juga. Kalo disuruh nambah, saya akan bilang: mau dong, dua centong. Nasi maksudnya, haha…

  • miyosi

    Wahhh
    Aku nikah 21 th
    Hamil 29 th
    Jd g tau mb kalau misal nanti anak kedua menjelang 40 wkkk
    Orang terdekatku yg hamil usia segitu mama mertua
    Alhamdulillah g da masalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *