Lifestyle

Makin Sehat? Makin Cantik? Yoga Yuk!

GampangΒ capek, tepar, dan juga sakit. Ini yang pernah saya alami beberapa tahun lalu. Padahal aktivitas sebagian besar dari rumah, kecuali ke luar rumah antar jemput anak. Selebihnya, banyak berkutat di depan laptop. Di titik inilah saya memutuskan harus olahraga lagi.

Kenapa saya memilih yoga? Karena sadar diri, usia udah gak muda lagi. Tahun ini masuk 38 tahun tapi tetaplah pengen jaga kesehatan. Setelah riset, saya menemukan beberapa olahraga yang cocok, misalnya berenang, pilates, dan juga yoga. Apalagi mupeng berat dengan manfaat yang yoga tawarkan untuk kesehatan.

Perjalanan Mencari Studio Yoga di Jogja

Beberapa kali juga tergerak untuk mencari tempat yoga di Jogjakarta. Lagi-lagi alasan demi alasan terus aja dateng. Yang sok sibuk ini itu lah, yang alasan jauh lah studio yoganya, dan sederet cang-cing-cong lainnya. Sampai akhirnya bikin gagal nge-yoga lagi dan lagi. Bahkan pernah tuh udah janjian buat ikut kelas private di salah satu studio yoga terkenal di jogja. Tapi berakhir dengan gagal maning!

Suatu hari scroll timeline instagram nemuu info studio yoga khusus perempuan dengan gurunya pun perempuan. Saya yang udah ngerasa badan gak nyaman lagi, dan akhirnya memutuskan, “Oke, Ayo Na! Kapan lagi?”.

Saya langsung WA nomor tertera dan menanyakan kelas hari dan jam berapa saja, baik itu private maupun klasikal. Terus langsung insap masuk kelas yoga setelahnya? Enggak pemirsa! Hingga badan saya semacam makin protes. Asupan bacaan tentang manfaat yoga buat kesehatan juga makin sering terngiang-ngiang. Lalu di suatu pagi di hari Sabtu saat anak-anak libur sekolah, bergegas mencari lokasi studio yoga yang sudah saya hubungi bulan sebelumnya.

Naik motor dan hujan mulai mengguyur tapi saya belum juga menemukan studio yoganya. Sempet mau nyerah tapi saya tekadkan harus ketemu ini studionya! Alhamdulillah ketemu!

Manfaat Rutin Yoga Untuk Kesehatan & Kecantikan Ala Inna

Manfaat Yoga Untuk Kesehatan dan Kecantikan Ala Inna

Tekad saya tidak sia-sia, sejak pertama ikut kelas di studio yoga milik Mbak Eviek “Yogacorner” tersebut, jadi ketagihan. Setelah beberapa minggu rutin yoga baik di kelas maupun sendiri di rumah ternyata banyak manfaat yang saya dapatkan.

Berikut saya bagikan di tulisan kali ini Β sesuai dengan apa yang saya alami yaaaa

1. Badan Lebih Fit

Ini jelas langsung terasa di 1-2 minggu pertama, badan lebih fit. Terasa sekali saat naik tangga di tempat les anak wedhok. Yang biasanya super ngos-ngos-an lumayan jadi berkurang. Setelah 1-2 bulan rutin yoga seminggu 3-4x naik tangga pun makin enteng.

Naik motor ataupun nyetir kemana-mana juga lebih kuat, padahal sebelumnya kena angin pas naik motor langsunglah masuk angin. Atau naik mobil kena ac pun, badan langsung greges-greges. Nah, sejak rutin yoga, keluhan-keluhan tersebut menjadi amat sangat berkurang.

2. Jarang Flu

Saya dulu hampir 2-3 bulan sekali, terkena flu. Dan kalau flu ini gak tanggung-tanggung, bisa 1-2 mingguan baru sembuh, Haduh, capek saya, jenderal! Selain konsumsi obat-obatan untuk meredakan flu, otomatis banyak kegiatan yang tertunda ataupun tertinggal. Terutama kalau flu mau dateng tuh, ow ow ow, rasanya amboi bukan main.

Setelah menjalani yoga sebagai olahraga yang cukup rutin dalam keseharian saya, bisa dibilang jarang flu. Setahun bisa dihitung dengan jari, paling 1-2x saja.

Asal ketika flu tetap saya bawa yoga dengan gerakan sederhana. Karena dengan yoga itu membuat badan hangat dari dalam, jadi bisa bikin keringetan dan hangat ini yang kemudian menetralkan suhu tubuh. Jujur, membawa badan tetap bergerak ketika baru atau menjelang flu itu juga butuh perjuangan. Β Tapi sekalinya males-malesan dan sakitnya dirasa-rasa terus malah flunya gak sembuh-sembuh.

3. Badan Lebih Kencang

“Mbak kok kurusan?”, ujar beberapa orang baik di tempat les anak-anak, di sekolah, dan beberapa komunitas lain yang saya datangi. Padahal ya, secara berat badan masih sama kok, di angka 80-an. Sebelum rutin yoga itu memang saya hampir 90 kg, dan ketika yoga menjadi kisaran 82-83 kg.

Gak instan ya, butuh perjuangan kurang lebih selama 1 tahun. Jadi memang, secara berat badan, ya itungannya masih berat tapi kenapa orang-orang pada bilang saya kurusan?

Jawabannya tentu di massa otot yang makin bertambah, dan massa lemak berkurang. Inilah yang terjadi ketika kita rajin olahraga, mau apapun itu olahraganya. Baju-baju lama juga mulai muat lagi, ini salah satu yang bikin makin semangat buat nekunin yoga. Meski yaaaa, makan masih maruk sih πŸ˜›

4. Sinyal Tubuh Bekerja Maksimal

Sinyal tubuh? Maksudnya gimana?

Gini gini, jadi seperti yang saya jelaskan di nomor 2, kalau dengan yoga saya jadi jarang flu. Nah, dengan rajin yoga itu, setiap flu mau datang, itu gejalanya langsung terdeteksi. Beda seperti sebelum yoga, yang gak ada angin gak ada ujan, tiba-tiba udah batuk ngukluk aja, atau pilek parah.

Jadi manfaat rajin melakukan olahraga itu, alarm tubuh lebih bekerja makksimal, ngasih tanda ke otak, “Tuh, badanmu mau flu”.Β Ketika muncul sinyal yang terasa di tenggorokan dan bagian pernafasan lainnya, saya tetap lanjutkan yoga. Ini pun sangat membantu bahkan kadang virus flu hanyaa numpang lewat. Ataupun ketika akhirnya flu, sembuhnya juga bisa lebih cepat.

Selain itu, sinyal juga muncul, kalau saya makan kebanyakan ataupun sembarangan. Entah itu langsung diare lah, atau gangguan pencernaan lainnya. Padahal dulu-dulu juga aman aja tuh makan segambreng, wkwkwk. Kan kadang kangen gitu ya, makan ampe berbanyak gitu? πŸ˜€

5. Tumit Kaki Hilang Nyerinya

Mungkin karena overweight selama tahunan, jadi tiap berdiri agak lama, misal pas masak, tumit kaki kanan maupun kiri, itu rasanya nyeri minta ampun. Tanpa saya sadari, ternyata salah satu manfaat dengan melakukan yoga secara rutin adalah berkurangnya nyeri di tumit kaki. Meski berat badan belum turun secara signifikan, saya sudah jarang mengalami sakit ketika berdiri lama.

6. Lutut Berkurang Sakitnya

Bermula ketika hamil anak pertama, dengan berat badan yang obesitas, ditambah dengan hamil besar, lutut kanan saya bermasalah. Gejala-gejala peradangan lutut sebenarnya sudah rasakan, dan berlanjut hingga hamil anak kedua. Tapi jujur, saya kok males ke dokter. Inget waktu anter mama ke dokter dengan keluhan sama, kemudian lutut disuntik, dan harus balik lagi ketika efek suntikan hilang.

Saya yang memang komitmen gak mau terlalu banyak memasukkan obat ke badan, sempat mendiamkan kondisi tersebut. Munculnya pun masih kadang-kadang, tapi nyerinya juga lumayan terasa ketika kumat. Bukan sulap, bukan sihir, dengan saya rutin yoga, nyeri di lutut sangat jauh berkurang dibanding sebelumnya. Bahkan bunyi krek krek di lutut yang pernah terjadi, sudah tidak terdengar lagi. Lutut terasa lebih nyaman. Alhamdulillah.

7. Kulit Makin Bersih

Sejak tidak aktif Oriflame, saya jarang memakai produk skincarenya, yang secara harga memang WOW kan? Lalu saya beralih ke beberapa skincare yang lebih terjangkau harganya. Dan ini pun sering males merawat muka. Sampai suatu saat, saya bertemu dengan partner bisnis sewaktu masih aktif berbisnis di Oriflame. “Na, kamu pakai skincare apa sekarang? Kok mukamu makin bersih? Komedo juga sedikit sekarang. Dulu kan tebel banget“. Yak, teman saya ini memang sangat concern perihal muka, dan hapal dengan kondisi wajah saya yang dulu.

Gak cuman sekali, suatu saat bertemu dengan Manda (ceritamanda.com), yang dulu juga sama-sama aktif di Oriflame. Menanyakan hal serupa, tentang produk apa yang saya pakai, karena melihat muka saya makin bersih.

Anehnya, saya udah jarang loh merawat muka, boro-boro facial, sekarang cuci muka aja kalau pas pergi doang, ini pun pagi hari doang. Malem sering males eui!

Lalu, teringatlah saya dengan beberapa instruktur yoga saya, usianya ada yang diatas 50 bahkan 60 tahun, tapi kulitnya itu loh lohhhh! Para perempuan usia 30-40 tahunan lewat deh! Setelah mempelajari lagi beberapa referensi, memang ternyata salah satu manfaat yoga ini kan membantu proses detoks tubuh. Otomatis memberi efek juga ke kulit jadi lebih kincling karena racun serta kotoran terbuang maksimal.

8. Jarang Sakit Kepala

Jangan bilang-bilang ya, saya dulu sering sakit kepala. Tiap pusing langsung konsumsi obat-obatan yang saya beli di apotek. Entah itu sebulan berapa kali, saya menenggak obat sakit kepala. Setelah rutin yoga, saya jarang minum obat, kecuali vitamin aja ketika memang butuh. Sekarang kalau pusing itu karena 1 hal biasanya? Ngantuk, dan harus segera tidur πŸ˜€

9. Tidur Lebih Pada Jamnya

Iya jadi gini, nyambung dari poin nomor 8, manfaat rutin yoga buat kesehatan yang saya dapatkan itu adalah jadi lebih mudah tidur, lebih nyenyak, dan bisa tidur pada jamnya. Jadilah kalau pusing, mata berat, maka obatnya satu, tidur!

Eh bener loh nih, yoga ini ternyata membantu tubuh untuk menemukan ritmenya. Kalau kata guru yoga saya, “Kalau memang tubuh butuh tidur, ya sudah tidur, karena artinya itu yang tubuh butuhkan”.

Sejak jarang begadang, tidur lebih teratur jamnya, badan saya pun makin bisa diajak kompromi.

10. Emosi Lebih Terkendali

Pernah dengar istilah mensana in corporesano? Di dalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang kuat. Ternyata memang terbukti. Setelah badan makin fit dan nyaman, secara emosi pun jadi lebih terkendali. Lebih teredam gitu, ketika marah, sedih, kecewa, semua lebih seperlunya. Tidak berlebihan dan meledak-ledak.

Dari 10 manfaat yoga bagi kesehatan dan kecantikan yang saya rasakan diatas, kenapa gak ada tentang membantu menurunkan berat badan? Kalau ini, saya belum berani kasih testimoni dulu. Nanti deh kalau BB udah berada di bawah 80 kilogram, saya update lebih lanjut! Doakan doakan πŸ˜€

Pastinya dengan alasan-alasan diatas, jadi membuat saya makin mendalami yoga ini, karena tiap gerakannya dari yang sederhana sampai dengan jumpalitan, semua punya manfaat tersendiri baik untuk tubuh maupun organ tubuh bagian dalam.

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

15 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *