Blogging & Writing

Konsistensi? Prettttt!

Akkkkkkkkkkkkkkk

Apaan deh ini?

Boleh ya teriakkk! Ada apa ini? Hahaha

Oke, dengan semangat membara konsistensi tingkat tinggi untuk posting blog tiap hari, minimal 2-3x seminggu, ternyata bener-bener terbengkalai, justru sejak awal tahun ini. Mulai blang bentong, dan segala pusat perhatian ke blog, jujur saya akui lumayan berkurang

Mulai bosen? Mmm kata bosen itu bukan kata yang tepat. Lebih tepatnya, saya sendiri juga bingung, dengan rentetan target membesarkan youtube channel, ternyata memang membutuhkan waktu, perhatian dan tenaga yang gak sedikit.

Kalau awalnya, saya banyak terlibat sebagai camera person dan content creator aja, sekarang saya juga mulai ikut terlibat proses editing lebih banyak dibanding sebelumnya. Secara, pekerjaan ngedit ini tidak simple, sungguh! Ical, si sulung 11 tahun yang banyak ngajarin saya tentang proses editing ini. Selebihnya saya juga belajar melalui aneka tutorial yang ada. Tentunya, menempa diri dengan praktek dan praktek ini nih, yang bikin kualitas editing makin membaik. Ya, setidaknya gitu deh dari kacamata saya. Ngedit sendiri, muji sendiri, wkwkwkwk

Belum lagi dengan aktivitas vlogwalking, yang secara durasi tentang memakan waktu lebih banyak dibanding blogwalking kan, ini bisa berlangsung dari setelah anter anak sekolah sampai jam jemput, di sela-sela mengerjakan aneka pekerjaan rumah.

Ditambah dengan belajar SEO untuk youtube channel, yang luar biasaaaaaaa banget menguras perhatian saya beberapa waktu ini. Ya mungkin 11-12 dengan SEO blog tapi ada tantangan tersendiri mengerjakan SEO untuk youtube ini. Sesuatu lah!

Dan ternyata, dengan segala rutinitas peryoutuban ini, semacam mau nulis di blog itu bingung mau nulis apa, bahkan mau nulis status aja itu rasanyaaa berat banget. Mmmm, berat dalam artian bingung aja gitu, mau update status apa ya?

Ini nih, lalu saya nulis di blog ini dengan judul: “Konsistensi? Pretttt!”

Karena mempertahankan konsistensi dalam hal apapun, termasuk menulis ini bener-bener gak mudah. Teorinya lebih mudah daripada prakteknya! Emberrrrrrrr!

Sempet kepikiran juga, gimana kalau segala unek-unek yang biasa saya ungkapkan di blog, pindahin aja melalui vlog. Duh! Tapi kok kayak belum siap ya? Vlog kalau lebih ke informasi seperti yang saya lakukan sekarang, masih ok sih. Tapi kalau udah masuk ke ranah OPINI, misal sharing parenting, masalah sosial atau apapun yang bersifat pendapat pribadi, kok saya rasa terlalu menggurui ya? Apalagi berupa sesuatu hal yang diucapkan langsung.

Duh duh! Mental belum kuat! Padahal kadang gemes juga mengangkat beberapa isu parenting melalui vlog, atau hal lainnya yang baru seru dibahas. Ya mungkin masih belum lepas dari yang namanya dunia blog dan menulis juga kali ya. Berasa lebih nyaman kalau mengungkapkan opini itu lewat tulisan. Sementara ini sih begitu, gak tau nanti beberapa tahun atau malah beberapa bulan ke depan. Siapa tau udah nongol jadi tukang nyinyir di youtube 😛

Berarti ini memang PR banget buat saya, belajar manage waktu, kapan ngurus blog dan vlog. Keduanya sama-sama saya seneng, dan saya tipe yang kalo udah fokus sama 1 hal, yaaa saya bakal tekuni, fokusin, ampeee mati-matian lah ibaratnya. Sama seperti dulu di 2007-2009, bela-belain begadang buat datengin traffic ratusan hingga ribuan ke blog. Nah sekarang, getol banget ngurus youtube, untuk tujuan yang sama.

Kenapa gak blog aja yang dibikin ratusan sampe ribuan visitor lagi? Ya, pengen juga sih, tapi untuk sekarang, benerrrr-bener fokus saya ke channel youtube. Blog dengan puluhan dan 100-an visitor organik perharipun saat ini, saya udah hepi.

Mungkin dengan background pernah di dunia broadcasting radio & tv, mengerjakan vlog ini juga seperti tombo kangen, bedanya kalo dulu lembur di kantor dan dapet gaji bulanan, kalo ini bisa lembur di rumah, dan gajinya nanti kalo udah memenuhi syarat youtube. Sabarrr sabaarrrrr. Sabarr bikin subur. Subur rekeningnya aja, jangan badannya, jiyahahhahaa!

Per tulisan ini diposting,  yaitu tanggal 2 maret, saya coba cek hasil optimasi traffic di youtube. Sekitar minggu-minggu awal di februari mulai tuh saya oprek thumbnail, kata kunci, dll. Dan beginilah hasilnya, seperti tampak pada grafik ini. Dengan tiap hari deg-deg-an pertumbuhan subscriber dan watch time, yaaa kadang bikin manyun kenapa seperti belum bergerak, yaaa kenapa masih belum mencapai target.

Lahhh! Wong baru beberapa minggu SEO, udah mau hasil yang WOW! Aneh, aneh, wkkwkwk! Iya iya, sadar banget, butuh proses. Tapi begitu lihat progress dari 28 januari ke 28 februari 2019, mendadak bikin sayaaa bahagia! Hahaha lebay! Biarlah, meski secara hasil masih jauh dibanding youtube channel gaming atau channel lainnya yang lebih viral, sementara channel Saddha Story yang lebih fokus ke konten anak & keluarga, memang butuh lebih sabar.

https://www.youtube.com/SaddhaStory

Masih banyak ilmu yang perlu saya pelajari tentang dunia youtube ini. Perjalanan masih panjangggg brooooo! Dan saya akan terusss berkarya. Ngeblognya? Insyaa Allah teteppp lanjut yaa. Buktinya ini saya posting 😀

 

Istantina atau lebih dikenal sebagai innaistantina, A Lifestyle Blogger asal Jogjakarta. Selain menulis, motret & yoga adalah hobby yang digelutinya. Kenali lebih dekat melalui IG: @innaistantina

4 Comments

  • Reyne Raea (Rey)

    Hahahaha..

    Itu mah bukan prettt mbak, emang sikon yang ga memungkinkan.
    Yang dinamakan pret itu kecuali, jarang update blog, tapi kerjaannya nonton drakor mulu hahaha.

    Semangat selalu mba, selama masih sama-sama online, jarang update di blog ini juga gak bikin blog ini sepi.
    Kan bisa dikasih link dari yutubnya hahaha

    Saya juga sama kok mba, tapi sedihnya sulit konsisten bukan karena sibuk di project lain.
    Melainkan emang makin ga ada waktunya huhuhu.
    Kalau dulu, saya bisa punya quality time buat nulis di waktu malam, saat pak suami ada di rumah.

    Sekarang pak suami kerja di luar kota, praktis 24 jam saya yang handle anak2 sendiri.
    Jadinya?
    Bye bye deh waktu nulis hiks

    Sedih, tapi emang ga ada pilihan lain, ikhlas saja deh, bismilah 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *