Ibu Rumah Tangga, Sudah berAktualisasi Diri? :)

Suatu hari ceritanya ada seorang teman yang bertanya ke saya, “kamu masih di jogja aja toh na?”. Duh, rasanya itu nyesekkkkk abisss, lebay banget deh perasaan saya waktu itu. Padahal ya mungkin itu pertanyaan biasa aja, tapi kok gimana gituuuu rasanya, hehehe. Lagi sensi kali ya sayanya waktu itu -__-. Kalo saya inget-inget lagi, apa ya kira-kira yang bikin saya sensi… Bukan karena pertanyaannya deh! Itu karena diri saya sendiri. Malu, semalu-malunya sama diri sendiri, karena belum bisa kasih Manfaat ke banyak orang, jangankan ke  banyak orang, ke orang tua sendiri aja belum pernah sama sekali. Huhuhuhhhhuuuuuuuuuuuu….! Sedihhh amittt yaaa. Uda tinggalnya masih di rumah mama, belum punya rumah sendiri, belum punya penghasilan yang bener-bener signifikan! Yeah, that was me, BG alias BundaGalau!

Pernah ngerasain seperti yang saya alami gak? Yang dulunya mungkin “kemoncer” banget di sekolah atau di kampus. Punya prestasi yahud di sekolah, punya sederet aktivitas di lingkungan kampus, punya jabatan penting di organisasi, pas menikah terus di rumah berkutat dengan pekerjaan rumah seputar anak, dapur, suami dari pagi hingga pagi lagi, what do you think? Apa yang kira-kira hilang?

Masih inget dengan teorinya Abraham Maslow?

hirarki-kebutuhan-maslow

Aktualisasi diri adalah faktor kebutuhan dan kepuasan manusia TERTINGGI dengan tingkat pendidikan apapun, background suku-ras-agama apapun, hingga usia berapapun. “Aktualisasi Diri” ini yang ternyata membuat seorang Inna yang jaman sekolah & kuliah itu superpede, tiba-tiba padam seperti lampu teplok yang kehabisan minyak. Mengetahui banyak temen-temen yang bekerja kantoran, berhasil dengan wirausahanya, itu bagai gledek yang menyambar-nyambar tiap saat, bagai kompor yang mengusik tiap waktu. Yaaa! Saya jealous! I’m so so so jealous!

Eiittttttss! Tapi jangan keburu negative thinking dulu yak. Dengan tau kesuksesan demi kesuksesan, sementara waktu itu saya hanya menjadi penonton, saya pun bertanya lagi ke diri sendiri,  “Gimana caranya saya bisa SUKSES dengan cara saya, dengan kelebihan yang saya punya. Apa yang harus saya lakukan untuk meraih kembali kepedean saya?”. Ya, meski untuk memasuki etape “penyadaran diri” itu saya juga butuh waktu. Bukan sehari dua hari, bukan sebulan dua bulan. Alhamdulillah saya menemukannya, Alhamdulillah saya berusaha menjauh dari “belenggu-belenggu” yang saya punya.

Saya juga pernah feeling lonely, merasa tidak punya temen, tidak percaya diri karena hanya di rumah saja tidak berkarya apapun, pernah feeling guilty ke ibu saya karena tidak bisa mempersembahkan IP kumlot saya menjadi seorang pekerja kantoran dengan gaji yang layak, pernah juga rendah diri karena merasa tidak bisa menjadi ibu & istri yang dibangga-banggakan oleh anak-anak & suami.

Alhamdulillah, saya sekarang punya ratusan bahkan ribuan teman baru atau teman lama yang merapat kembali dengan visi yang sama, membuat hidup kami menjadi lebih bermakna & bermanfaat

Alhamdulillah… suami dengan bangganya bercerita ke temen-temen kantornya, kalo istrinya ini Oriflameman, sampe suatu saat ada temen suami yang nanya, “Itu beneran ya Pak isterinya di Oriflame? Saya kira itu maen-maen aja?”. Dan suami saya dengan bangga menjawab: “Iya donk Pak, bentar lagi Director istri saya”

Subhanallah ketika Ical yang usianya masih 6 tahun, hampir tiap hari tanpa henti support bundanya ini, “Bun, untuk ke level ini…. bunda butuh sekian Director loh Bun”. Ekspresi Ical selalu sunguh-sungguh sambil bolak-bolik d’Map yang mulai lecek, hehehe

Untuk Mama, Doa & restumu segalanya Ma… Mimpiku untuk hadirkan CRV di rumah kita Ma, Insya Allah dalam waktu dekat ya Ma… Mimpiku yang sudah kuutarakan langsung padamu Ma, Bismillah jalan untuk keluarga kita menjadi lebih MANFAAT untuk banyak keluarga-keluarga lainnyaaa menjadi lebih mudahhhhhhhhhhh & terbuka lebarrrrrrr… Amin amin amin Ya Rabbal Alaaminnnnn…..

Teruntuk para Bunda-bunda, ibu rumah tangga, yang sedang membaca postingan ini, Yuk bersegera kita jemput impian kita, karena impian kita ternyata bukan untuk diri kita, tapi justru untuk orangtua & anak-anak kita. Berjuang bersama di BISNIS MANFAAT ini, bukan hanya belajar bagaimana menjadi seorang pebisnis yang pandai mengatur waktu, tapi kepribadian kita akan bertumbuh & berkembang… terusss dan selaluuuu….

(picture source: triwidodo.wordpress.com)

with love,

Istantina (Inna)

[PIN BB: 744BB53D/ Text 0819889339]




coded by nessus

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.