Director Ikutan Antriiii? Assikkk Lagiiii ^_^

IMG-20130802-01769Tanggal di tiap awal bulan, adalah tanggal-tanggal dimana antrian di kantor-kantor cabang Oriflame membludakkkk ruarr biasaaaah! Dan saya adalah salah satu diantara para pengantri tersebut #bangga

Hampir di tiap antrian, saya memang selalu mengerjakan sesuatu, entah itu bedah Activity Report, Follow Up prospek, Getting Started ke member baru, koordinasi dengan coreteams, atau kadang nulis draft untuk update blog. Intinya lagi lagi gadget, lagi-lagi online. And YES, it’s always FUN!

Suatu hari pas saya bedah AR di tengah-tengah antrian, ada seseorang yang bertanya, “Wah, Mbak uda level apa? Itu ARnya kok penuh banget”. Saya hanya bilang: “Hayo tebak level apa mbak?”. “Pasti uda tinggi ya?”, kata si mbak. “Kok masih mau antri sih mbak?”, tambah mbak itu lagi.

Dalam hati sebenernya saya malah geli sendiri, emang ada yang salah ya kalo misal level yang mbak tadi bilang tinggi itu ikutan antri. Dan jangan salah, di Oriflame masih banyak level yang tersedia, selain level saya saat ini. Ibaratnya level Director yang saya raih sekarang ini, masihhhhhhhhhhhhhh perlu banyak ikhtiar & doa, agar sebentar lagi di depan kata Directornya ada embel-embel GOLD misalnya, atau SENIOR GOLD, SAPPHIRE, DIAMOND, dan seterusnya….! Aminnnnnnn 🙂

Justru di saat antrian beberapa jam itu saya bisa melakukan banyak hal untuk makin mendekatkan diri ke jaringan. Saya juga belajar dari banyak crossline yang levelnya sudah diatas saya, masih ada tuh yang antri, ada yg Qual Diamond antri di cc, GD yang wora wiri ke kantor oriflame. Bahkan di dalam antrian itu saya belajarrrr banget dari para ibu-ibu yang mau gak mau harus bawa bayinya saat antri. Subhanallahhhhhhh! Saya kalo awal bulan biasanya memang gak pernah bawa anak-anak, selalu saya titipkan ke ibu di rumah, karena mengingat antrian yang super duper panjang, hanya tengah bulan saya ajak Ical atau Sasha atau keduanya untuk mengenal tempat dimana Bundanya bekerja.

Tidak bisa dipungkiri, saat jaringan saya nanti pun bertambah “me-lebar” dan “men-dalam”, saya juga bakal butuh asisten untuk keperluan antri mengantri tersebut. Dan untuk saat ini, Insya Allah seterusnya saya sangat menikmati tiap antrian, karena saya jadi tau, apa rasanya para downline-downline saya di kedalaman yang antri berjam-jam. Saya bisa liat dengan mata kepala saya sendiri, bagaimana para ibu-ibu membawa barang-barang orderan berplastik-plastik menggunakan motor dan tetap menggendong bayinya di depan, saya juga bisa mendengar keluhan-kritik hingga semangat para pengantri. Karena karakter orang-orang di dalam antrian itu, saya YAKIN tidak jauh beda dengan karakter downline-downline HEBAT yang ada di group saya.

Antri itu untuk kita nikmati, Antri itu juga satu PROSES, Antri itu pun bagian dari SUKSES.

Salam Sukses Mulia,

Istantina (0819889339)

www.BisnisSuksesku.net




coded by nessus

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.