• Reflection

    Menjadi Toleran, Apakah Salah?

    Selama ini saya jarang upload tentang hal-hal yang berkaitan dengan ibadah serta apapun yang melingkupinya. Kenapa? Saya takut. Ibadah apapun bentuknya, baik ragawi maupun ruhawi, kalau saya sebarkan melalui media sosial misalnya, takut diri saya tidak mampu menahan diri dari rasa bangga. Bangga dengan ibadah kita sendiri? Bukankah itu yang membuat nilai ibadah itu berkurang nantinya? Wallahu a’lam. Saya bukan yang ter-ahli ibadah, pengetahuan saya juga jauh dari sempurna. Yang saya tau dan jelas rasakan, ketika upload atau posting sesuatu yang berkaitan dengan keberhasilan ibadah, baik itu saya ataupun anak-anak saya, artinya kecemasan justru muncul. Cemas jika semua ikhtiar yang berkaitan dengan ibadah menjadi hangus? Apakah demikian? Wallahu a’lam. Saya…

  • Reflection

    2018 Kebangkitan, 2019 Percepatan

    Tahun 2018 bisa dibilang tahun puncak kegalauan saya. Benar-benar merasa tidak berarti meski banyak ide bertumpukan di kepala. Mengerjakan beberapa bisnis di masa lalu, dan semuanya gagal, menjadikan saya merenung, sebenarnya apa yang Allah sudah siapkan untuk saya?   What is My Calling? Suatu hari, bertemu dengan salah satu senior praktisi NLP yang banyak memberikan workshop & seminar motivasi, ia menekankan tentang CALLING. “Kalo udah calling ya mbak, apapun itu pasti dikejar” Bejibun pertanyaan di otak saya, lalu calling saya apa sih sebenarnya? Apakah yoga yang saya geluti maksimal di sejak 2017, bahkan sempat terbersit untuk mengambil sertifikasi instruktur?Β  Ataukah meneruskan dunia radio yang saya kenal sejak kuliah? Mungkin dengan…

  • Reflection

    Punya Uang 100 Juta Buat Apa?

    Dari mulai menikah, saya dan suami sama-sama punya komitmen untuk mengedepankan pendidikan anak-anak. Bahkan jauh sebelum menikah, kami sudah beberapa kali sempat membahas tentang betapa pentingnya memberikan fasilitas pendidikan terbaik untuk anak-anak kami nantinya. Alhamdulillah, ketika Allah mengkaruniai kami 2 orang anak, Allah juga memberikan rejeki yang *cocok* dengan kebutuhan pendidikan anak-anak baik di bangku sekolah maupun les/ kursus sesuai dengan minat dan bakatnya. Akhir-akhir ini, saya dan suami sedang menata babak baru dalam pernikahan kami. Setelah belasan tahun hidup berjauhan sebagai pasangan LDR, saat ini kami sedang berjuang untuk bisa kumpul dalam satu atap. Capek bok, LDR-an! Dan tentunya butuh biaya yang gak sedikit. Persiapan tentunya melibatkan pencarian sekolah…