• #FridayFamily,  Parenting

    Stop Bullying (Part 2): Starts From Home

    Setelah belasan tahun lamanya, sejak saya kena bully teman sekolah, sampai kulit terkelupas akibat cubitan yang cukup keras, bahkan bekasnya pun masih terlihat hingga saya berusia 38 tahun saat ini, nyatanya kasus-kasus serupa juga masih berlanjut. Bahkan ketika saya menulis Stop Bullying (Part 1) >> I Was One Of Them, komentar dari rekan blogger juga ternyata beberapa juga mengalami hal yang kurang lebih sama, dan momen healing yang juga butuh waktu gak sebentar. Terlebih ketika anak saya sendiri yang mengalami hal tersebut, Ical yang sempat didorong dan dicekik kakak kelasnya, hanya karena salah paham sederhana. Atau Sasha yang dipukul teman sekelasnya beberapa kali, karena memang temannya ini melakukan hal yang…

  • Parenting

    Cerdas & Sehat, Ciri Bunda Generasi Maju!

    “Anak yang tampil percaya diri di Youtube, ini adalah salah satu ciri anak yang cukup bahkan kelebihan nutrisi. Yang artinya bahwa nutrisi yang baik juga berpengaruh pada bagaimana anak bisa sehat & tampil percaya diri”. Pernyataan dari dr. Eduardus Raditya Kusuma Putra, SpOG (Dokter Edo) dalam seminar di event Festival Bunda Generasi Maju persembahan SGM Bunda ini, tentu saja saya sangat sepakat. Pertama, karena Ical & Sasha, kedua anak saya ini, keduanya juga sedang merintis di ranah youtube, dengan gaya ceplas-ceplos mereka di depan kamera, khas anak-anak. Kedua, karena yang namanya percaya diri menjadi menjadi pondasi bagi generasi jaman sekarang dan mendatang untuk bisa menahlukkan aneka bidang dalam lini kehidupan.…

  • Parenting

    Label Untuk Anak, Permanenkah Hingga Dewasa?

    Dalam sebuah perbincangan, “Wah Mbak, rapi banget tulisan anaknya”, kata si Ibu A “Iya nih mb, tumben, lagi bolong aja kali udelnya”, kata si Ibu B Jujur, saya kok malah sedih ya, dengan jawaban dari si Ibu B. Iya, ini kejadian nyata, dan tampaknya masih kerap saya temukan. Kenapa harus bilang “tumben”, kenapa gak bilang “Alhamdulillah” atau hal-hal lain yang lebih positif. Perkara anak, saya berusaha menjaga pikiran dan terutama ucapan apapun yang akan keluar untuk si anak. Karena tiap ucapan adalah doa. Ketika kita bilang “tumben”, tanpa sadar sebenarnya kita sendiri yang mencetak anak kita seperti apa. Kebayang, kalau itu berkaitan dengan ibadah? “Wah anaknya rajin sholat nih Mbak?”.…