• Blogging & Writing

    Udah Nulis Aja Dulu, Template Pikir Nanti!

    “Bagusss banget blognya” “Kok bisa rapiii?” “Gimana sih ngerubah huruf?” Dann bla bla blaaa, segala macam penasaran ketika otak-atik blog. Iya, saya juga pernah mengalami tahapan itu kok, terutama di awal dulu mulai belajar ngeblog. Alih-alih bikin list atau draft mau posting apa aja, malah sibuk sendiri searching template yang terbaik, pasang copot lagi, searching lagi, eee dapet yang keliatan lebih oke, terusss ganti template lagi. Gituuu aja terus berhari-hari, ampe lupa tadi mau posting apa πŸ˜€ Era itu sudah cukup berlalu buat saya, kalo sekarang malah sampe kadang-kadang malah males aja ngotak-atik template blog. Malah pengen bikin yang simple, sederhana, dan memudahkan ketika orang berkunjung blog atau yang datang…

  • Blogging & Writing

    Blog? Vlog? Apa Bedanya?

    Beberapa hari lalu, saat stalking scrolling di facebook, ada seorang teman yang update status, Blog? Vlog? Apa bedanya? Status itu sempat membuat saya tertegun sejenak, sambil berpikir, “Mmm ini apa gak pernah baca info terbaru ya? Masa Blog sama Vlog aja gak tau bedanya?”. Eh eh eh, kok saya langsung kasih judgement! Tunggu-tunggu, bisa jadi memang orang tersebut, gak tau sama sekali tentang apa itu Blog dan apa itu Vlog. Lha wong BLOG aja masih ada yang nulis dengan BLOK. Artinya memang ada atau segelintir orang yang gak ngerti bahkan gak pernah denger sama sekali. Sama lah, seperti saya yang gak kenal istilah krisan, gawai, dan aneka kata-kata baku lainnya.…

  • Blogging & Writing

    Kenapa Akhirnya Nulis di Platform Online, Kenapa Estrilook?

    Butuh waktu lama, buat saya untuk ambil keputusan ikut terjun nulis artikel di platform online. Kenapa? Karena keAKUan saya sangatlah tinggi! Ihhhh alasan macam apa itu? Ihhh beneran, karena buat saya menulis itu perlu sentuhan personal, butuh kedekatan dengan pembacanya, jadi saya selalu menyebutkan kata SAYA di dalam postingan.Β Menulis di blog tepatnya, adalah sesuatu yang bersifat pribadi, intimate, dan banyak sekali pendapat subyektif yang menyertai. Sementara menulis artikel di platform online, artinya harus melebur menjadi jamak dan riset yang cukup mendalam. Artinya keAKUannya sangatlah zero! Keraguan saya berikutnya adalah pada sisi GENGSI! Awalnya iya pada *harga* tiap tulisan, yang kok terbilang murah ya? Tapi di beberapa platform memang siap memberikan…