• Parenting

    Label Untuk Anak, Permanenkah Hingga Dewasa?

    Dalam sebuah perbincangan, “Wah Mbak, rapi banget tulisan anaknya”, kata si Ibu A “Iya nih mb, tumben, lagi bolong aja kali udelnya”, kata si Ibu B Jujur, saya kok malah sedih ya, dengan jawaban dari si Ibu B. Iya, ini kejadian nyata, dan tampaknya masih kerap saya temukan. Kenapa harus bilang “tumben”, kenapa gak bilang “Alhamdulillah” atau hal-hal lain yang lebih positif. Perkara anak, saya berusaha menjaga pikiran dan terutama ucapan apapun yang akan keluar untuk si anak. Karena tiap ucapan adalah doa. Ketika kita bilang “tumben”, tanpa sadar sebenarnya kita sendiri yang mencetak anak kita seperti apa. Kebayang, kalau itu berkaitan dengan ibadah? “Wah anaknya rajin sholat nih Mbak?”.…

  • Blogging & Writing

    Dunia Menulis itu Luas, Bukan Milik Penulis Buku Saja

    Well, ribet amat yak judulnya? Ya beginilah kalau penulis ala blogger yang ceplas-ceplos macam saya, ada yang suka, ada yang nganggep beberapa tulisan saya nyinyir, that’s fine. Totally fine. Negara merdeka, bro! Jangankan perbedaan di dunia menulis, perbedaan milih calon presiden aja bisa heboh dunia persilatan. Ye kan? Apalagi saya, yang *cuman* nulis di blog, buku juga baru mau satu, itupun buku rame-rame alias buku antologi bareng teman-teman di estrilook community. Jauhlah pengalaman saya, dibanding para penulis buku hebat, yang sudah menelurkan belasan hingga puluhan buku. Sejak menekuni kembali ngeblog, dan dari awal saya beberapa tulis di blog ini juga, bahwa menulis buku, terutama buku solo, belum termasuk prioritas saya…

  • Blogging & Writing

    Rajin Baca Buku Syarat Utama Jago Nulis? Memang Masih Jamannya Gitu?

    Sering banget, mendengar kalimat ini, “Kalau mau ngalir terus ide menulis, artinya wajib baca buku!” Atau seperti, “Para penulis hebat itu pasti pada rajin baca buku loh” Deh, tertohok lah saya. Terakhir baca 1 buku itu beberapa bulan lalu, saat tugas review buku dari komunitas ODOP. Ya, sedikit terpaksa, karena jujur udah lama juga gak menyelesaikan baca 1 buku. Haha! Buku-buku yang saya lahap sebelumnya, rata-rata novel dan beberapa buku genre motivasi. Tapi itu duluuuu! SMP mulai suka baca. Baca apa? Baca aneka majalah remaja maupun islami. Jaman SMA mulai baca novel ala-ala teen lit hingga penikmat karya pujangga besar seperti Kahlil Gibran. Kuliah mulai ke novel-novel agak mikir, seperti…